Buka Puasa dan Mobil Truk - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Minggu, 04 Juni 2017

Buka Puasa dan Mobil Truk

Kupandangi jam dinding di ruangan, sudah jam 5 sore lewat dan saya masih di Kantor Aisyiyah Pangkep menyelesaikan sejumlah laporan, saya pun mematikan semua peralatan leptop, lampu dan print kantor dan akhirnya bergegas pulang ke rumah bersama staf kantor.

Dalam perjalanan pulang ke Labakkang yang biasanya saya tempuh 10-15 menit kalau jalanan normal, Motor saya gas sekencang mungkin, pokoknya seketika jadi pembalap kampung deh. Saya gak mau buka puasa di jalan.

Lagi kencang-kencangnya bawa motor, tiba-tiba truk di depan saya menghalangi kegesitan motor maticku, mana jalanan padat, mau nyalib gak berani juga.


Contoh Truk Bertulisan Lucu Foto : Google !

Ah ini truk tumbeng pelan begini jalannya, biasanya juga kencang banget. pikirku.

Akhirnya Kubiarkan truk itu tetap di depanku, dan saya tetap di belakang meski sebenarnya saya sudah bisa nyalib di sekitaran Kampung Baco Api Labakkang.

Saya memutuskan melambatkan laju motor setelah membaca tulisan pada bagian belakang badan truk yang tertulis

"Harap pelan-pelan, Bukan Muhrim"

Yah saya sadar sepenuhnya bahwa saya dan sopir truk bukan Muhrim, jadi mau gak mau saya harus pelan-pelan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad