Kader 'Aisyiyah Pangkep Belajar BHD bersama Relawan Dompet Dhuafa - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Jumat, 31 Maret 2017

Kader 'Aisyiyah Pangkep Belajar BHD bersama Relawan Dompet Dhuafa

Perwakilan Aisyiyah Pangkep mengikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa Sulsel di Aula TK Pembina Pangkajene, Kamis (30/3). 


Dalam kegiatan ini peserta diajarkan bagaimana melakukan penyelamatan darurat atau pertama jika terdapat kerabat atau rekan yang mengalami shock atau terjatuh mendadak karena berbagai faktor termasuk resiko korban yang tenggelam dan menyebabkan kehilangan kesadaran.

Peserta diajarkan langsung bagaimana memberikan nafas buatan dan cara memompa dada untuk menyalurkan oksigen ke otak sebagai langkah pertama menangani korban. 


"Keadaan gawat darurat dapat terjadi karena ulah manusia maupun alam, misalnya puting beliung, kebakaran, bencana alam banjir , kecelakaan lalu Iintas, dan kecelakaan kerja atau kecelakaan saat bekerja merupakan penyebab kematian baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi dimana dan kapan saja" Ujar Dokter Ayu kepada sejumlah peserta yang hadir. 


"Apabila kondisi tersebut terjadi maka sudah menjadi tugas kita untuk membantu mereka dan bukan hanya petugas medis saja. Maka sudah seharusnya masyarakat umum terutama relawan kemanusiaan yang bisa membantu mereka yang terkena bencana" Sambung Ayu.
Menurut Nasrullah, divisi program Kesehatan dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulsel tujuan pelatihan ini agar semakin relawan atau Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) di Pangkep dapat mengetahui dan mampu memberikan penanganan awal terhadap korban henti jantung maka dapat mempertahankan kehidupan korban saat korban mengalami keadaan yang dapat mengancam jiwa.
“Agar para relawan memiliki pengetahuan yang memadai dan mampu memberikan bantuan hidup dasar untuk kemudian disampaikan kembali ke teman, keluarga, dan lingkungannya terutama saat menolong orang lain yang terkena bencana,” ujarnya.
Melalui rangkaian program tersebut, diharapkan para relawan yang sudah diberikan penyuluhan, edukasi, dan pelatihan sejak dini mengenai bantuan hidup dasar dapat mempraktekkan tindakan awal yang bisa mereka berikan saat menemukan korban henti jantung sebelum mengantarkan korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Dengan demikian masyarakat awam sudah bisa tanggap dalam menangani korban emergency ketika terjadi bencana atau kejadian. Sehingga para relawan atau Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) sulsel wilyah pangkep dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk membantu program kemanusiaan khususnya di wilayah pangkep.(Sahrir/Nan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad