Because of Coffee ! - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Minggu, 19 Maret 2017

Because of Coffee !

Sapa yang gak kenal dengan minuman bernama KOPI. gak laki, gak perempuan, gak tua dan gak muda semua menggandrungi minuman hitam ini, terlebih jika diracik sedemikian rupa oleh ahlinya.

Yah, Kopi pula yang menginspirasi banyak orang untuk berbuat sesuatu di bidangnya.
Berawal dari kata KOPI, sebut saja, trio lawak era 80-90an di zamannya tiga pemuda tanggung kala itu Dono, Kasino, dan Indro kompak menamakan grup lawak mereka dengan Warkop (Warung Kopi), tentu saja bisa dipastikan bahwa mereka dekat dengan minuman hitam bernama KOPI !

dalam dunia perfillman Indonesia Kopi pun menjadi judul yang sangat menjual, sebut saja Filosofy KOPI yang dibintangi oleh artis Chicko Jericko,cs yang diadaptasi dari cerita pendek penulis perempuan berbakat Dewi Lestari.

Selain bidan film, bidang lainnya yang menginspirasi seseorang adalah di bidang Usaha Warkop, yang menjadi pusat berkumpul, ngobrol, nongkrong membicarakan aneka berita hot dan terkini baik itu politik, ekonomi, sosial dan budaya bisa dengan semangat didiskusikan ketika berkumpul di Warung Kopi ini. Gejala menjamurnya Warkop tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta tapi merambah pula hingga ke daerah-daerah tak ketinggalan dengan daerahku yang bernama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

D'Corner Coffee Shop and Little Library 

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atau di singkat Pangkep pun saat ini tahun 2016 semakin menjamur yang namanya Warung Kopi. Bahkan, saya pribadi pun sudah mencicipi aneka rasa Kopi, meski tidak seekstrim laki-laki (karena sebenarnya saya lebih mengejar juice dan wifinya saja).

Jika anda bertandang ke kota Pangkep jaraknya tidak terlalu jauh dari Makassar, cukup menempuh 1 jam lebih sedikit perjalanan maka anda akan tiba di kota penghasil bandeng terbesar di Sulawesi selatan ini.

Di jantung kota Pangkep anda sudah bisa menemukan KOPI, maksudnya WARKOPnya hehehe.

Jika mobil anda berhenti di terminal lama Pangkep maka WARKOP SAMBALU siap menyambut anda, warkop ini cukup ramai pula di kunjungi oleh pecinta kopi khususnya para pegawai lingkup PEMDA, DPRD dan SKPD lainnya selain itu para kontraktor, politikus dan kawan-kawannya bahkan orang yang tak familiar pun bisa datang kemari.

Menariknya Warkop Sambalu ini sendiri sudah memiliki cabang di depan Stadion A. Mappe (saya pribadi pun sudah kesana saat menghadiri undangan salah seorang anggota DPR RI yang bersilaturohim dengan para OKP, parpol, aktifis dan jurnalis) dengan hidangan utamanya adalah KOPI.

Dan luar biasanya hari ini pun saya mendatangi D'Corner (Coffee Shop and Little Library) yang baru saja dibuka oleh teman saya yang saat ini bisa dikatakan adalah pengusaha KOPI. Bagaimana tidak, D'Corner ini sendiri dibuka pas berseblahan dengan WARKOP SAMBALU tadi yang saya katakan berada di Depan Stadion A. Mappe. Dan sebelum D'Corner ini di promokan habis-habisan oleh pemiliknya, sesungguhnya teman saya ini telah sukses membuka WARKOP TIK-TAS yang tidak jauh dari lokasi ini pula. Apa yang menarik dari Warkop yang coba di gagas oleh rekan saya ini adalah niansa perpaduan COFFE SHOP and LITTLE LIBARARY, dimana pemilik kopi menginginkan agar para pengunjung selain menikmati wifi gratis juga dapat menambah ilmu serta pengetahuannya melalui buku yang disiapkan di ruang kopi tersebut.

Jauh sebelum D'Corner, salah satu warkop yang juga menjadi tempat nonkrong bagi komunitas pemuda di pangkep adalah WARKOP KOMUNITAS. Awalnya disinilah bermula beberapa komunitas berkumpul melaksanakan rapat-rapat kepanitiaan untuk berbagai event-even tertentu, bahkan WARKOP KOMUNITAS ini pula yang menjadi alamat sekretariat kepanitiaan seperti KELAS INSPIRASI dan FORUM LINGKAR PENA tahun 2014-2015 yang lalu. Dan (masih) tetap eksis hingga saat ini. 

Nah tempat nongkrong lainnya yang juga menyiapkan KOPI serta di padati pengunjung adalah Mazzagena. Tempat ini juga menjadi tempat nonkrong saya dengan beberapa rekan kerja saya, selain tempat duduknya yang empuk, tempatnya cukup dekat dari kantor pertamanku. Dan tidak jauh dari Mazzagena, Warkop Torani dan Warkop Simpang Lima pun eksis menyajikan Kopinya untuk para penikmat kopi.

Dan tahukah kalian, malam ini saya bela-belain nulis tentang KOPI, pun tak jauh-jauh disebabkan oleh KOPI yang tadi sore saya nikmati bersama rekan saya di D'Corner.
So, buat warga Pangkep dan sekitarnya,serta pengunjung yang kebetulan masuk ke Pangkep, jangan ngaku penggemar KOPI jika belum mampir ke Warkop yang saya sebutkan di atas apalagi COFFE SHOP n LITTLE LIBRARY D'Corner!

Repost from Kompasiana 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad