BPMPD Pangkep Dukung Keterlibatan 'Aisyiyah dalam Pembangunan Desa - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Minggu, 14 Agustus 2016

BPMPD Pangkep Dukung Keterlibatan 'Aisyiyah dalam Pembangunan Desa

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dalam Pembangunan Desa yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep yang digelar di Aula Wisma Celebes selama dua hari 11-12 Agustus 2016 turut dihadiri oleh Sekretaris BPMPD Pangkep Abdul Gaffar.

Dalam pemaparan materinya dihadapan puluhan peserta utusan berbagai desa sasaran dan desa pengembangan Program MAMPU tentang mekanisme Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Desa Berperspektif Perempuan mengungkapkan bahwa keterlibatan peran perempuan dalam pembangunan sudah diatur dalam UU Desa No. 6 Tahun 2014 sehingga tidak ada alasan bagi kaum perempuan untuk tidak terlibat menyampaikan usulan sesuai dengan kebutuhan perempuan itu sendiri.


“Salah satu point yang sangat penting dalam UU Desa mengatur keterlibatan perempuan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan. Beberapa mekanisme yang harus diketahui adalah partisipasi dalam kegiatan tahunan seperti Musyrenbang di tingkat Desa guna menyampaikan aspirasi atau kebutuhan perempuan untuk selanjutnya dibawa pada Musyrenbang Kecamatan hingga Kabupaten melalui Musyrenbangda “ Ujar Ghaffar.

“Hal penting lainnya bahwa dalam UU desa pula sudah mengatur bahwa salah satu indikator penting memajukan desa melalui program pemberdayaan masyarakat sebagaimana kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat, sehingga sudah sepatutnyalah Kepala Desa berkewajiban untuk memberdayakan seluruh potensi yang ada di desa termasuk kelompok perempuan seperti 'Aisyiyah melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang selama ini telah dilakukan misalnya pemberdayaan peningkatan ekonomi kelompok perempuan  melalui BUMDES” Tambah Gaffar.

Dalam kegiatan ini pula Abdul Ghaffar selaku sekretaris BPMPD yang mengetahui berbagai program pemberdayaan yang dilakukan beberapa NGO baik di daratan dan Kepulauan mendukung sepenuhnya berbagai kegiatan pemberdayaan termasuk yang dilakukan oleh ‘Aisyiyah dengan pelatihan kepemimpinan yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi menguatkan potensi perempuan dalam mengawal pembangunan di setiap desa.

“Kedepannya, para ibu-ibu 'Aisyiyah yang ada di desa silahkan kawal seluruh proses pembangunan di desa, silahkan berpartisipasi untuk bersama-sama merencanakan pembangunan, sehingga mimpi kita untuk melihat masyarakat termasuk perempuan bisa sejahtera bisa menjadi nyata. Silahkan susun berbagai program pemberdayaan yang dapat disinergikan dengan 12 program kerja pokok Bupati Pangkep untuk bersama menjadikan Pangkep sebagai desa modern yang memiliki produktifitas tinggi dalam berbagai bidang dan terakhir silahkan laporkan ke kami di BPMPD jika ada kepala desa yang kemudian tidak berkomitmen untuk melibatkan perempuan dalam perencanaan pembangunan di desa. “ Tutup Ghaffar. (Nan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad