Fortas Gelar Pelatihan Olah Pakan Ternak untuk Kelompok Tani Tabo-Tabo - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Kamis, 28 Juli 2016

Fortas Gelar Pelatihan Olah Pakan Ternak untuk Kelompok Tani Tabo-Tabo

Bertempat di dusun Bonto Tangnga Desa Tabo-Tabo Kecamatan Bungoro salah satu Forum mitra CSR PT. Semen Tonasa Forum Tabo-Tabo Sejahtera (Fortas) menggelar Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak untuk 41 Anggota Kelompok Tani yang ada di Desa Tabo-Tabo, Rabu (27/7).

Kegiatan ini merupakan salah satu program yang tertuang dalam Rencana Kerja Anggaran Pemberdayaan Masyarakat (RKAPM) tahun 2016 yang disuport melalui anggaran CSR PT. Semen Tonasa.

Ditemui dalam kegiatan pelatihan ini Ketua Panitia Syafruddin mengungkapkan bahwa pelatihan ini disambut begitu antusias oleh para peserta yang mayoritas adalah kelompok tani yang memiliki sejumlah hewan ternak yang berharap setelah mengikuti pelatihan ini dapat menambah pemahaman mereka tentang bagaimana olahan pakan yang baik dalam upaya meningkatkan produksi hewan ternak mereka.

Suasana Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak Kelompok Tani Desa Tabo-Tabo, Rabu (27/7)
“Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena mereka berharap mendapatkan tambahan ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan produksi hewan ternak mereka dengan olahan pakan ternak yang akan diajarkan oleh pemateri dari Penyuluh Badan Ketahanan Pangan dan Pertanian Pangkep” Ungkap Syafrudin.

Ditambahkan pula oleh Ketua Forum Tabo-Tabo Sejahtera Muhammad ilyas saat memberikan sambutan bahwa Pelatihan ini digelar sebagai salah satu usulan yang masuk dalam perencanaan RKAPM tahun 2015 yang lalu yang dihadiri perwakilan kelompok tani.

“Pelatihan Pengolahan Pakan ternak ini sendiri sebenarnya merupakan usulan hasil musyawarah sejumlah kelompok tani ketika berpartisipasi dalam merencanakan RKAPM yang disusun setiap tahun bersama pengurus forum lainnya, sehingga kedepannya partisipasi seperti ini tetap dibutuhkan agar usulan yang dimasukkan sebagai salah satu program tahunan menjadi dasar utama kami dalam menyusun RKAPM agar tepat sasaran di tengah-tengah masyarakat” Tambah Ilyas.

Salah seorang peserta misalnya Jufri menyampaikan bahwa Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kelompok Tani di Desa TaboTabo karna dapat membuka pengetahuan dalam mengolah Pakan ternak yang baik.
Pemateri Bapak Ahmadi mengajarkan praktek langsung pembuatan pakan ternak kepada seluruh peserta pelatihan
“Saya senang bisa turut diundang oleh Panitia untuk mengikuti pelatihan ini, karena sebagai kelompok tani di dusun Tabo-Tabo Selatan, olah pakan ternak dari bahan jerami ini bisa menjadikan salah cara mengembangkan produksi hewan ternak, karna biasanya kami setelah selesai panen, jerami hanya di tumpuk dan dibakar begitu saja tapi ternyata ada manfaat lain yang bisa digunakan untuk hewan ternak kami” Ujar Jufri yang merupakan anggota Kelompok Tani salah satu dusun di Desa Tabo-Tabo ini.

Penyuluh Badan Ketahanan Pangan yang berkesempatan menjadi trainer dalam pelatihan ini juga mengungkapkan bahwa pelatihan yang digelar oleh Forum Tabo-Tabo Sejahtera ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sebahagian besar pekerjaan mereka di Desa Tabo-Tabo adalah berkebun, bertani serta beternak baik kambing maupun sapi.

“Desa Tabo-tabo mayoritas masyarakatnya adalah petani. Sehingga kebutuhan pelatihan seperti yang digagas oleh Fortas ini tentunya memiliki manfaat yang besar bagi para kelompok tani di Desa ini. Sekitar 22 kelompok tani yang terdapat di Tabo-Tabo dengan jumlah anggotanya 20-25 orang adalah jumlah yang cukup banyak dan memang membutuhkan tambahan pengetahuan bagaimana mengembangkan produksi hewan ternak melalui olah pakan ternak yang bahannya sendiri cukup dekat dengan masyarakat yakni Jerami yang diolah dengan konsep teknologi tepat guna” Ujar Ahmadi penyuluh pertanian Kabupaten Pangkep yang didaulat menjadi trainer.

“Kendala terbesar dalam pembinaan kelompok tani sejauh pengalaman saya membina di beberapa desa adalah kurangnya pertemuan rutin mereka untuk menyepakati kegiatan yang bisa dilaksanakan secara inisiatif dengan menggandeng kami di Badan Ketahanan Pangan dan Pertanian. Jadi melalui pelatihan ini, harapan kita semua kedepannya kelompok tani yang sudah dilatih menindaklanjuti pelatihan ini dan menghidupkan berbagai kegiatan di kelompoknya, minimal sekali sebulan berkegiatan dan kami selaku penyuluh siap turun ke Desa” Tutup Ahmadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad