Workshop Motivator-Kader 'Aisyiyah Pangkep - Perempuan Pangkep

Hot

Post Top Ad

Kamis, 26 Mei 2016

Workshop Motivator-Kader 'Aisyiyah Pangkep



Dalam rangka penguatan kapasitas Motivator dan Kader Program MAMPU di Kecamatan Bungoro. ‘Aisyiyah Pangkep kembali menggelar Workshop yang bertujuan meningkatkan capaian, skill serta kreatifitas para motivator-kader yang bertugas mengembangkan dan memberdayakan kelompok perempuan melalui Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA), Rabu 25/5) di Aula kantor Kecamatan Bungoro. 
Puluhan Motivator baik bidan maupun kader dari Desa Bowong Cindea maupun Desa Bulu Cindea nampak begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan workshop seperti terlihat melalui sesi presentasi capaian para penggerak komunitas di bidang kepemimpinan, kesehatan maupun ekonomi. 


Salah satu peserta Syalmiah Syam yang sehari-hari bertugas sebagai bidan di PKM Bowong Cindea dan bertugas sebagai motivator di lima komunitas Balai Sakinah ‘Aisyiyah mengungkapkan bahwa hampir dua tahun bergelut memberikan edukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi melalui komunitas BSA telah merubah pemahaman sebahagian besar ibu-ibu yang dahulunya tidak pernah mendengar bahaya kanker serviks maupun payudara dan melakukan upaya pencegahan melalui tes IVA telah mulai berfikir terbuka dan mau datang ke PKM memeriksakan dirinya. 

Bidan Syalmiah Syam Bidan Motivator BSA Desa Bowong Cindea
 “2 tahun terakhir setelah komunitas BSA terbentuk, Alhamdulillah kedekatan bidan dan masyarakat semakin meningkat dan semakin mudah untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya kesehatan reproduksi perempuan seperti aktif melakukan kampanye cegah dini kanker serviks melalui tes IVA di PKM Bowong Cindea. Berkat adanya komunitas ini pula, hampir semua informasi kesehatan pun bisa tersampaikan dengan baik dengan dukungan para kader-kader di lapangan” Ujar Syalmiah Syam.


Selain bidang kesehatan, pengembangan ekonomi mikro untuk komunitas pun turut menjadi materi yang diperbincangkan dalam workshop ini dengan menghadirkan para kader-kader komunitas yang telah berhasil mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan komunitas untuk meningkatkan derajat ekonomi anggota BSA. 

Ruqiah kader BSA Ummul Mukminim juga mengungkapkan bahwa selama dirinya bertugas sebagai kader hampir tidak pernah berani berbicara di depan umum karena malu dan takut ditertawai oleh rekan-rekannya. Namun, semenjak jadi penggerak komunitas BSA Ummul Mukminim hampir setiap pekan mengunjungi anggota komunitas untuk mengajaknya mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan seperti penyuluhan kesehatan, keterampilan membuat nugget ikan, abon ikan, kue tradisional serta terlibat dalam berbagai forum dialog warga dan berpartisipasi pada Musyrenbang desa yang digelar oleh pemerintah Desa. 

Ruqiah Kader BSA Ummul Mukminim Desa Bowong Cindea Kecamatan Bungoro
Syamsidar kader komunitas BSA Jollo Desa Bulu Cindea membeberkan capaian serta tantangannya untuk mendorong para anggota komunitas binaannya untuk mau membangun kesadaran berwirausaha mikro dengan menghasilkan satu product yang akhirnya bisa menjadi product unggulan komunitas maupun ranting yakni Dodol khas Jollo. Menurutnya dengan modal yang tak seberapa yang disuport melalui program pemberdayaan BUEKA akhirnya mampu membuat usaha dodol bersama anggota lainnya dan product ini diikutsertakan dalam berbagai pameran seperti kegiatan Muktamar Muhammadiyah, Musyda Muhammadiyah-‘Aisyiyah dan pameran ketika menerima kunjungan delegasi Kedubes Australia bulan Januari yang lalu dan productnya laku keras.

Ibu Syamsidar kader BSA Jollo Desa Bulu Cindea Kecamatan Bungoro
“Komunitas binaan saya saat ini sudah memiliki product Dodol khas Jollo yang dibuat dengan kemasan yang cukup menarik dengan bantuan Tim Manajemen dan sudah diikutsertakan dalam berbagai pameran yang dilaksanakan baik di Pangkep maupun Makassart di acara internal Muhammadiyah-‘Aisyiyah, dan Alhamdulillah cukup banyak peminatnya” Tutur Syamsidar


“Namun yang masih menjadi kendala untuk pengembangan product dodol dari segi produksi adalah product ini masih dibuat sesuai dengan event tertentu atau pesanan karna masih terbatas modal dan pemasaran yang tetap” Sambung Syamsidar. 
 
Suasana Workshop Motivator -Kader Kecamatan Bungoro (25/5)
Workshop Motivator -Kader BSA Kecamatan Minasatene
Workshop Motivator-Kader BSA Kecamatan Pangkajene
Kegiatan workshop ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep melalui Program MAMPU yang terus mendorong penguatan kapasitas perempuan dhuafa’ baik di bidang kepemimpinan, kesehatan reproduksi dan penguatan ekonomi sebagai upaya mensuport pemerintah menanggulangi kemiskinan. Workshop serupa telah dilaksanakan pula di dua kecamatan sebelumnya yakni Pangkajene dan Bungoro.  (Nn)

1 komentar:

Post Top Ad